MANAJEMEN
SUMBERDAYA PERAIRAN
FAKULTAS
PERTANIAN
UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
MEDAN
2012
Pengertian Cuaca dan
Iklim
Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu
yang relatif
sempit dan pada jangka waktu yang singkat. Cuaca itu terbentuk dari gabungan
unsur cuaca dan jangka waktu cuaca bisa hanya beberapa jam saja. Misalnya:
pagi hari, siang hari atau sore hari, dan keadaannya bisa berbeda-beda untuk
setiap tempat serta setiap jamnya.
Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya
dilakukan dalam waktu yang lama (minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah
yang luas.
Letak
geografis suatu wilayah, dapat pula menunjukkan keadaan iklim atau musim wilayah tersebut. Kita mengenal tujuh
lintang utama, yakni: 00
(Khatulistiwa,
ekuator), 23½0
LU, 23½0
LS, 66½0
LU, 66½0
LS, 900
LU, dan 900 LS. Garis-garis lintang tersebut
penting dalam pembagian wilayah iklim di muka bumi.
Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar pembagian iklim
berdasarkan garis lintang
Pembagian
daerah menurut
iklimnya adalah:
A. Daerah
iklim Tropis : 00 – 23,50
LU/LS
B. Daerah
iklim Sub Tropis : 23,50 – 400
LU/LS
C. Daerah
iklim Sedang : 400 – 66,50
LU/LS
D. Daerah iklim Dingin : 66,50 –
900 LU/LS
A. Iklim
Tropis
Ciri-ciri
iklim tropis adalah sebagai berikut:
1. Iklim
tropis terletak antara 00 – 23,50
LU/LS dan hampir 40% dari permukaan bumi.
2. Suhu
udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal.
3. Umumnya
suhu udara antara 20- 23°C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya
mencapai 30°C.
4. Suhu
rata-rata bulanan tidak kurang dari 18°C.
5. Suhu
rata-rata tahunan 20°C-25°C.
6. Curah hujan
rata-rata lebih dari 70 cm/tahun.
7. Tumbuhan
yang tumbuh beraneka ragam.
8. Tekanan
udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.
9. Tinggi
tempat antara 0 – 600 m dari permukaan laut. Suhu 26,3° – 22°C.
10. Tanaman yang
ada didaerah tropis seperti padi, jagung, kopi, tembakau, tebu, karet, kelapa,
dan cokelat.
11. Fauna yang
ada didaerah tropis, seperti : harimau, kucing, anjing, tikus, babi.
Subtropis adalah wilayah Bumi yang
berada di utara dan selatan setelah
wilayah tropis yang
dibatasi oleh garis
balik utara dan garis balik selatan pada
lintang 23,5° utara dan selatan. Kondisi iklim subtropis diwarnai dengan
gangguan dan rintangan dari alam seperti badai, hujan
salju, atau tornado.
Daerah beriklim subtropis memiliki 4 musim yaitu musim
semi, musim
panas, musim
gugur, dan musim
dingin. Keempat musim di atas memiliki karakteristik
tersendiri, dengan suhu maksimal, suhu minimal, kelembaban,
maupun kondisi mahluk hidup yang berbeda. Daerah subtropis di belahan bumi
utara meliputi:
Ciri-ciri
iklim Sub
Tropis adalah sebagai berikut:
1. Iklim
sub tropis terletak antara 231/2° – 40°LU/LS. Daerah ini merupakan peralihan
antara iklim tropis dan iklim sedang.
2. Terdapat
empat musim, yaitu musim panas, musim dingin, musim gugur, dan musim semi.
Tetapi musim dingin pada iklim ini tidak terlalu dingin. Begitu pula dengan musim
panas tidak terlalu panas.
3. Pada
musim panas radiasi panas besar, sedangkan pada musim dingin radiasi panas
kecil sekali.
4. Akumulasi
panas pada musim panas lebih kurang ¾ waktu musim panas, begitu sebaliknya pada
musim dingin.
5. Pada
waktu musim dingin hujan salju dan kelembaban rendah.
6. Pada
musim-musim tertentu disertai angin dataran yang cukup kencang.
7. Pada
belahan utara sinar matahari selalu berada di selatan dan pada musim dingin
kadang-kadang matahari tidak muncul.
8. Tinggi
tempat 1500 – 2500 m dari permukaan laut. Suhu 17,1° – 11,1°C.
9. Tanamannya
seperti teh, kopi, kina, dan sayur-sayuran.
10. Fauna
yang ada didaerah Sub Tropis adalah : Iguana, burung Kepodang
C. Iklim
Sedang
Ciri-ciri iklim
Sedang adalah sebagai berikut:
1. Iklim
sedang terletak antara 40°- 661/2° LU/LS.
2. Banyak
terdapat gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering
berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering
terjadi badai secara tiba-tiba.
3. Amplitudo
suhu tahunan lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan dengan
yang terdapat pada daerah iklim tropis.
4. Suhu
rata-rata bulan terdingin antara 18° sampai -3°C.
5. Tanamannya
seperti padi, tembakau, teh, kopi, cokelat, kina, dan sayur-sayuran.
6. Fauna yang
ada didaerah iklim Sedang adalah : kangguru, kaki seribu, penyu.
D. Iklim Dingin
Ciri-ciri
iklim Dingin adalah sebagai berikut:
1. Radiasi
panas tidak pernah tegak lurus.
2. Jumlahnya
minim walau di musim panas. Di belahan utara matahari hanya tampak di selatan,
terbit di timur, tapi tidak-pernah tinggi dan sudah turun lagi.
3. Pada
musim panas matahari tidak pernah tenggelam (kadang-kadang) dan pada musim
dingin matahari kadang-kadang tidak muncul, dan angin dingin kencang sekali.
4. Terang
langit sedikit sekali dan iluminansinya rendah matahari tidak seterang di
khatulistiwa.
5. Kelembaban
tinggi karena adanya penguapan es.
Iklim dingin
terdapat di daerah kutub. Oleh sebab itu iklim ini disebut pula sebagai iklim
kutub. Iklim dingin dapat dibagi dua, yaitu iklim Tundra dan iklim Es.
Ciri-ciri iklim tundra adalah sebagai berikut:
1.
Musim dingin berlangsung lama
2.
Musim panas yang sejuk berlangsung
singkat.
3.
Udaranya kering.
4.
Tanahnya selalu membeku sepanjang
tahun.
5.
Di musim dingin tanah ditutupi es
dan salju.
6.
Di musim panas banyak terbentuk rawa
yang luas akibat mencairnya es di permukaan tanah.
7.
Vegetasinya jenis lumut-lumutan dan
semak-semak.
8.
Wilayahnya meliputi: Amerika utara,
pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greenland, dan pantai utara
Siberia.
Sedangkan
ciri-ciri iklim Es atau iklim
Kutub adalah sebagai berikut:
1.
Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga
terdapat salju abadi.
2.
Wilayahnya meliputi: kutub utara,
yaitu Greenland (tanah hijau) dan Antartika di kutub selatan.
3.
Cirinya yaitu terdapat di daerah
Artik dan Antartika, suhu tidak pernah lebih dari 10°C, sedangkan suhu
rata-rata bulan terdingin kurang dari – 3°C.
4.
Tinggi tempat lebih dari 2500 m dari
permukaan laut. Suhu 11,1° – 6,2°C. Tanamannya tidak ada tanaman budidaya.
Jenis-jenis Vegetasi Alam Menurut Iklim
1. Padang Rumput
Padang rumput adalah suatu wilayah yang tumbuhannya didominasi
oleh rerumputan
dengan karakteristik wilayah sebagai berikut:
a. terletak di daerah tropis sampai subtropis,
b. curah hujan antara 25 cm - 50 cm per tahun,
c. terdapat di daerah basah, seperti Amerika Utara dan India.
2. Gurun
Gurun merupakan daerah tandus yang berbatasan dengan padang
rumput dan
semakin menjauh
dari padang rumput semakin gersang. Ciri-ciri gurun sebagai
berikut:
a. curah hujan rendah (kurang dari 25 cm per tahun),
b. hujan turun tidak teratur dan tidak pernah lebat,
c. matahari sangat terik (pada musim panas suhu dapat mencapai
400 C), dan
d. amplitudo harian sangat
besar.
3. Tundra
Tundra adalah daerah dingin (beku), dengan ciri-ciri:
a. terletak hanya di daerah kutub utara,
b. memiliki iklim kutub,
c. pohon rendah/amat pendek (semak) dan lumut,
d. masa pertumbuhan vegetasi sangat pendek.
4. Hutan Basah
Hutan basah terdapat di daerah tropis dan subtropis. Hutan ini
sepanjang tahun selalu mendapatkan air dan mempunyai spesies pepohonan
yang beragam.
Ciri-cirinya sebagai berikut:
a. masa pertumbuhannya lama,
b. jenis tumbuhannya banyak,
c. ketinggian 20 m sampai 40 m,
d. berdaun lebar,
e. hutan basah,
f. jenis pohon sulur hingga kayu keras.
5. Hutan Gugur
Hutan ini selain didominasi padang rumput, juga mempunyai
tumbuhan yang daunnya gugur pada musim gugur. Hutan gugur memiliki ciri-ciri
sebagai berikut:
a. curah hujan merata sepanjang tahun,
b. curah hujan antara 75 cm - sampai 100 cm per tahun,
c. terdapat di daerah yang memiliki empat musim,
d. pohon tidak terlalu rapat,
e. ketinggian tumbuhan 10 m - 20 m,
f. spesiesnya sedikit.
6. Taiga
Hutan yang didominasi oleh tanaman pohon pinus berdaun seperti
jarum. Persebarannya
di Indonesia
sangat merata dan beraneka. Banyak tumbuhan yang hanya tumbuh di
Indonesia (endemic). Dari 300.000 jenis tumbuhan di bumi ini
kurang lebih 37.000 jenis (12,3%) terdapat di Indonesia. Hal ini karena Indonesia
terletak di antara dua kawasan biogeografi, yaitu Oriental dan Australia.
Ada beberapa jenis tumbuhan langka yang tumbuh di Indonesia, misalnya
bunga Raflesia di Bengkulu, D.I. Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Timur,
Jambi dan Jawa Barat. Ada juga jenis tanam yang dapat mencirikan daerahnya, seperti:
a. Salacca salcca Kultivar Pondoh (Salak Pondoh) dari Yogyakarta
(Sleman).
b. Salacca Zalaccurtivar Condet (Salak Condet) dari D.K.I.
Jakarta.
c. Santalum Album (Cendana) dari daerah Nusa Tenggara Timur
(Pulau Timor).
d. Metroxylon Sagu (Sagu)
dari daerah Maluku dan Papua.
Formasi Pescaprae
Formasi ini terdapat
pada tumpukan-tumpukan pasir yang mengalami proses peninggian di sepanjang
pantai, dan hampir terdapat di selumh pantai Indonesia. Komposisi spesies tumbuhan pada
formasi pescaprae di mana saja hampir sama karena spesies tumbuhannya didominasi
oleh Ipomoea pescaprae (katang-katang) salah satu spesies tumbuhan menjalar, herba
rendah yang akamya mampu mengikat pasir. Sebetulnya nama fomlasi pescapraediambil
dari nama spesies tumbuhan yang dominan itu. Akan tetapi, ada spesies-spesies tumbuhan
lainnya yang umumnya terdapat pada formasi pescaprae antara lain Cyperus
penduculatus, Cyperus stoloniferus, Thuarea linvoluta, Spinifex littoralis,
Vitex trifolia, Ishaemum
muticum, Euphorbia atoto, Launaca sarmontasa, Fimbristylis sericea, Canavalia abtusiofolia,
Triumfetta repens, Uigna marina, Ipomea carnosa, Ipomoea denticulata, dan Ipomoea littoralis.