Pages

Kamis, 11 April 2013

Ekosistem Perairan Pesisir


Tugas Mata Kuliah
Ekosistem Perairan Pesisir






Oleh :

ELVIS PATRIC PRESLY

110302020












MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2012




Pengertian Cuaca dan Iklim
Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan pada jangka waktu yang singkat. Cuaca itu terbentuk dari gabungan unsur cuaca dan jangka waktu cuaca bisa hanya beberapa jam saja. Misalnya: pagi hari, siang hari atau sore hari, dan keadaannya bisa berbeda-beda untuk setiap tempat serta setiap jamnya.
Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah yang luas.
Letak geografis suatu wilayah, dapat pula menunjukkan keadaan iklim atau musim wilayah tersebut. Kita mengenal tujuh lintang utama, yakni: 00 (Khatulistiwa, ekuator), 23½0 LU, 23½0 LS, 66½0 LU, 66½0 LS, 900 LU, dan 900 LS. Garis-garis lintang tersebut penting dalam pembagian wilayah iklim di muka bumi. Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar pembagian iklim berdasarkan garis lintang

Pembagian daerah menurut iklimnya adalah:
A. Daerah iklim Tropis : 00 – 23,50 LU/LS
B. Daerah iklim Sub Tropis : 23,50 – 400 LU/LS
C. Daerah iklim Sedang : 400 – 66,50 LU/LS
D. Daerah iklim Dingin : 66,50 – 900 LU/LS
A. Iklim Tropis

Ciri-ciri iklim tropis adalah sebagai berikut:
1.      Iklim tropis terletak antara 00 – 23,50 LU/LS dan hampir 40% dari permukaan bumi.
2.      Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal.
3.      Umumnya suhu udara antara 20- 23°C. Bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya mencapai 30°C.
4.      Suhu rata-rata bulanan tidak kurang dari 18°C.
5.      Suhu rata-rata tahunan 20°C-25°C.
6.      Curah hujan rata-rata lebih dari 70 cm/tahun.
7.      Tumbuhan yang tumbuh beraneka ragam.
8.      Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.
9.      Tinggi tempat antara 0 – 600 m dari permukaan laut. Suhu 26,3° – 22°C.
10.  Tanaman yang ada didaerah tropis seperti padi, jagung, kopi, tembakau, tebu, karet, kelapa, dan cokelat.
11.  Fauna yang ada didaerah tropis, seperti : harimau, kucing, anjing, tikus, babi.
                                                                                                            

Subtropis adalah wilayah Bumi yang berada di utara dan selatan setelah wilayah tropis yang dibatasi oleh garis balik utara dan garis balik selatan pada lintang 23,5° utara dan selatan. Kondisi iklim subtropis diwarnai dengan gangguan dan rintangan dari alam seperti badaihujan salju, atau tornado. Daerah beriklim subtropis memiliki 4 musim yaitu musim semimusim panasmusim gugur, dan musim dingin. Keempat musim di atas memiliki karakteristik tersendiri, dengan suhu maksimalsuhu minimalkelembaban, maupun kondisi mahluk hidup yang berbeda. Daerah subtropis di belahan bumi utara meliputi:
Sebagian besar Eropa, kecuali Skandinavia. Kawasan Asia TengahAsia Timur, dan Asia Barat sebelah utara. Amerika Serikat dan sekelilingnya. Afrika Utara dan Afrika Bagian Selatan. Sedangkan daerah di bagian selatan meliputi: Australia, Bagian selatan Amerika Selatan
Ciri-ciri iklim Sub Tropis adalah sebagai berikut:
1.      Iklim sub tropis terletak antara 231/2° – 40°LU/LS. Daerah ini merupakan peralihan antara iklim tropis dan iklim sedang.
2.      Terdapat empat musim, yaitu musim panas, musim dingin, musim gugur, dan musim semi. Tetapi musim dingin pada iklim ini tidak terlalu dingin. Begitu pula dengan musim panas tidak terlalu panas.
3.      Pada musim panas radiasi panas besar, sedangkan pada musim dingin radiasi panas kecil sekali.
4.      Akumulasi panas pada musim panas lebih kurang ¾ waktu musim panas, begitu sebaliknya pada musim dingin.
5.      Pada waktu musim dingin hujan salju dan kelembaban rendah.
6.      Pada musim-musim tertentu disertai angin dataran yang cukup kencang.
7.      Pada belahan utara sinar matahari selalu berada di selatan dan pada musim dingin kadang-kadang matahari tidak muncul.
8.      Tinggi tempat 1500 – 2500 m dari permukaan laut. Suhu 17,1° – 11,1°C.
9.      Tanamannya seperti teh, kopi, kina, dan sayur-sayuran.
10.  Fauna yang ada didaerah Sub Tropis adalah : Iguana, burung Kepodang
                                                    
C. Iklim Sedang

Ciri-ciri iklim Sedang adalah sebagai berikut:
1.      Iklim sedang terletak antara 40°- 661/2° LU/LS.
2.      Banyak terdapat gerakan-gerakan udara siklonal, tekanan udara yang sering berubah-ubah, arah angin yang bertiup berubah-ubah tidak menentu, dan sering terjadi badai secara tiba-tiba.
3.      Amplitudo suhu tahunan lebih besar dan amplitudo suhu harian lebih kecil dibandingkan dengan yang terdapat pada daerah iklim tropis.
4.      Suhu rata-rata bulan terdingin antara 18° sampai -3°C.
5.      Tanamannya seperti padi, tembakau, teh, kopi, cokelat, kina, dan sayur-sayuran.
6.      Fauna yang ada didaerah iklim Sedang adalah : kangguru, kaki seribu, penyu.
                                                                                                                   

                                                                  
D. Iklim  Dingin

Ciri-ciri iklim Dingin adalah sebagai berikut:
1.      Radiasi panas tidak pernah tegak lurus.
2.      Jumlahnya minim walau di musim panas. Di belahan utara matahari hanya tampak di selatan, terbit di timur, tapi tidak-pernah tinggi dan sudah turun lagi.
3.      Pada musim panas matahari tidak pernah tenggelam (kadang-kadang) dan pada musim dingin matahari kadang-kadang tidak muncul, dan angin dingin kencang sekali.
4.      Terang langit sedikit sekali dan iluminansinya rendah matahari tidak seterang di khatulistiwa.
5.      Kelembaban tinggi karena adanya penguapan es.

Iklim dingin terdapat di daerah kutub. Oleh sebab itu iklim ini disebut pula sebagai iklim kutub. Iklim dingin dapat dibagi dua, yaitu iklim Tundra dan iklim Es.
Ciri-ciri iklim tundra adalah sebagai berikut:
1.      Musim dingin berlangsung lama
2.      Musim panas yang sejuk berlangsung singkat.
3.      Udaranya kering.
4.      Tanahnya selalu membeku sepanjang tahun.
5.      Di musim dingin tanah ditutupi es dan salju.
6.      Di musim panas banyak terbentuk rawa yang luas akibat mencairnya es di permukaan tanah.
7.      Vegetasinya jenis lumut-lumutan dan semak-semak.
8.      Wilayahnya meliputi: Amerika utara, pulau-pulau di utara Kanada, pantai selatan Greenland, dan pantai utara Siberia.
Sedangkan ciri-ciri iklim Es atau iklim Kutub adalah sebagai berikut:
1.      Suhu terus-menerus rendah sekali sehingga terdapat salju abadi.
2.      Wilayahnya meliputi: kutub utara, yaitu Greenland (tanah hijau) dan Antartika di kutub selatan.
3.      Cirinya yaitu terdapat di daerah Artik dan Antartika, suhu tidak pernah lebih dari 10°C, sedangkan suhu rata-rata bulan terdingin kurang dari – 3°C.
4.      Tinggi tempat lebih dari 2500 m dari permukaan laut. Suhu 11,1° – 6,2°C. Tanamannya tidak ada tanaman budidaya.

Jenis-jenis Vegetasi Alam Menurut Iklim
1. Padang Rumput
Padang rumput adalah suatu wilayah yang tumbuhannya didominasi oleh rerumputan dengan karakteristik wilayah sebagai berikut:
a. terletak di daerah tropis sampai subtropis,
b. curah hujan antara 25 cm - 50 cm per tahun,
c. terdapat di daerah basah, seperti Amerika Utara dan India.
2. Gurun
Gurun merupakan daerah tandus yang berbatasan dengan padang rumput dan semakin menjauh dari padang rumput semakin gersang. Ciri-ciri gurun sebagai berikut:
a. curah hujan rendah (kurang dari 25 cm per tahun),
b. hujan turun tidak teratur dan tidak pernah lebat,
c. matahari sangat terik (pada musim panas suhu dapat mencapai 400 C), dan         
d. amplitudo harian sangat besar.
3. Tundra
Tundra adalah daerah dingin (beku), dengan ciri-ciri:
a. terletak hanya di daerah kutub utara,
b. memiliki iklim kutub,
c. pohon rendah/amat pendek (semak) dan lumut,
d. masa pertumbuhan vegetasi sangat pendek.
4. Hutan Basah
Hutan basah terdapat di daerah tropis dan subtropis. Hutan ini sepanjang tahun selalu mendapatkan air dan mempunyai spesies pepohonan yang beragam. Ciri-cirinya sebagai berikut:
a. masa pertumbuhannya lama,
b. jenis tumbuhannya banyak,
c. ketinggian 20 m sampai 40 m,
d. berdaun lebar,
e. hutan basah,                           
f. jenis pohon sulur hingga kayu keras.
5. Hutan Gugur
Hutan ini selain didominasi padang rumput, juga mempunyai tumbuhan yang daunnya gugur pada musim gugur. Hutan gugur memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. curah hujan merata sepanjang tahun,
b. curah hujan antara 75 cm - sampai 100 cm per tahun,
c. terdapat di daerah yang memiliki empat musim,
d. pohon tidak terlalu rapat,
e. ketinggian tumbuhan 10 m - 20 m,
f. spesiesnya sedikit.
6. Taiga
Hutan yang didominasi oleh tanaman pohon pinus berdaun seperti jarum. Persebarannya di Indonesia sangat merata dan beraneka. Banyak tumbuhan yang hanya tumbuh di Indonesia (endemic). Dari 300.000 jenis tumbuhan di bumi ini kurang lebih 37.000 jenis (12,3%) terdapat di Indonesia. Hal ini karena Indonesia terletak di antara dua kawasan biogeografi, yaitu Oriental dan Australia. Ada beberapa jenis tumbuhan langka yang tumbuh di Indonesia, misalnya bunga Raflesia di Bengkulu, D.I. Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Jambi dan Jawa Barat. Ada juga jenis tanam yang dapat mencirikan daerahnya, seperti:
a. Salacca salcca Kultivar Pondoh (Salak Pondoh) dari Yogyakarta (Sleman).
b. Salacca Zalaccurtivar Condet (Salak Condet) dari D.K.I. Jakarta.
c. Santalum Album (Cendana) dari daerah Nusa Tenggara Timur (Pulau Timor).
d. Metroxylon Sagu (Sagu) dari daerah Maluku dan Papua.





Formasi Pescaprae

Formasi ini terdapat pada tumpukan-tumpukan pasir yang mengalami proses peninggian di sepanjang pantai, dan hampir terdapat di selumh pantai Indonesia. Komposisi spesies tumbuhan pada formasi pescaprae di mana saja hampir sama karena spesies tumbuhannya didominasi oleh Ipomoea pescaprae (katang-katang) salah satu spesies tumbuhan menjalar, herba rendah yang akamya mampu mengikat pasir. Sebetulnya nama fomlasi pescapraediambil dari nama spesies tumbuhan yang dominan itu. Akan tetapi, ada spesies-spesies tumbuhan lainnya yang umumnya terdapat pada formasi pescaprae antara lain Cyperus penduculatus, Cyperus stoloniferus, Thuarea linvoluta, Spinifex littoralis, Vitex trifolia, Ishaemum muticum, Euphorbia atoto, Launaca sarmontasa, Fimbristylis sericea, Canavalia abtusiofolia, Triumfetta repens, Uigna marina, Ipomea carnosa, Ipomoea denticulata, dan Ipomoea littoralis.


Ipomea Pescaprae
Formasi ini terdapat di atas formasi pescaprae, yaitu pada daerah pantai persis di belakang formasi pescaprae yang telah memungkinkan untuk ditumbuhi berbagai spesies pohon khas hutan pantai.

Contoh dari Formasi Prescaprae
Tapak Kuda (Ipomoea pes-caprae (L) Sweet)
Tapak Kuda

Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi
    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi
               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas
        : Asteridae
Ordo
                : Solanales
Famili
              Convolvulaceae (suku kangkung-kangkungan)
Genus
              Ipomoea
Spesies
            : Ipomoea pes-caprae (L) Sweet
Uraian :
Tumbuh liar di daerah pantai atau di tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu dan mengandung pasir. Tumbuhan berbatang basah, licin, merambat atau merayap ditanah, warna batang hijau kecoklatan. Daun tunggal, bulat, tebal, licin mengkilat tidak berambut, berbagi di kedua ujung daun, warna hijau, letak tersebar panjang dan lebar daun + 3 cm, tangkai daun panjang sekitar 2 -3 cm.
Kerabat Dekat :
Ubi Jalar
(Ipomoea batatas Poir)

Ubi Jalar

Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom
    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi
    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi
               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas
        : Asteridae
Ordo
                : Solanales
Famili
              : Convolvulaceae (suku kangkung-kangkungan)
Genus
              : Ipomoea
Spesies
            : Ipomoea batatas Poir
Kerabat Dekat :




Formasi Barringtonia
Formasi Barringtonia
Disebut formasi Barringtonia karena spesies tumbuhan yang dominan di daerah ini adalah spesies pohon Barringtonia asiatica. Sebenarnya yang dimaksud ekosistem hutan pantai adalah formasi Barringtonia ini. Beberapa spesies pohon yang tumbuh di pantai dan menyusun ekosistem hutan pantai antara lain Barringtonia asiatica, Casuarina equisetifolia, Terminalia eatappa, Hibiscus tiliaceus, Calophyllum inophyllum, Hernandia peltata, Sterculia foetida, Manilkara kauki, Cocos nucifera, Crinum asiaticum, Cycas rumphii, Caesalpinia bonducella, Morinda citrifolia, Oehrocarpus ovalifolius, Taeea leontopetaloides, Thespesia populnea, Tournefortia argentea, Wedelia biflora, Ximenia americana, Pisonia grandis, Pluehea indica, Pongamia pinnata, Premna Corymbosa, Premna obtusifolia, Pemphis acidula, Planchonella obovata, Scaevola taccada, Scaevola frutescens, Desmodium umbellatum, Dodonaea viscesa, Sophora tomentosa, Erythrina variegata, Guettarda speciosa, Pandanus bidur, Pandanus tectorius, dan Nephrolepis biserrata.

Contoh dari Formasi Barringtonia
Keben
(Barringtonia asiatica Kurz.)







 Keben
Nama umum :
Indonesia        : Keben, songgom, putat laut, butun (Sunda).
Inggris             : Beach Barringtonia.
Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom
    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi
    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi
               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas
        : Dilleniidae
Ordo
                : Lecythidales
Famili
              Lecythidaceae
Genus
              Barringtonia
Spesies
            : Barringtonia asiatica Kurz.
Kerabat Dekat :

Butun Darat
(Barringtonia racemosa (L.) Spreng.)


Butun Darat
Nama umum :
Indonesia        : Butun darat, kungkungan, malegai, penggung, putat sungai.
Klasifikasi :
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas        : Dilleniidae
Ordo                : Lecythidales
Famili              Lecythidaceae 
Genus              Barringtonia
Spesies            : Barringtonia racemosa (L.) Spreng.

Kerabat Dekat :


Sumber :

http://www.plantamor.com [Diakses 21 September 2012].
http://anneahira.com/pembagian-iklim-dunia.htm [Diakses 25 September 2012].
http://isjd.pdii.lipi.go.id [Diakses 25 September 2012].
http://repository.usu.ac.id [Diakses 25 September 2012].
Meurah, dkk. 2010. Cuaca dan Iklim. Erlangga; Jakarta.


0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll